TNI - POLRI Dan Satpol PP Terjun Langsung Laksanakan Edukasi Dan Woro-woro 5M Malam Hari


Semboyan.IDBLORA – Kasus penyebaran Covid -19 di Kabupaten Blora masih tergolong tinggi. Tingginya kasus penyebaran Covid -19, Membuat TNI - POLRI dan Satpol PP terjun langsung secara rutin turun ke jalan dan tempat publik laksanakan edukasi dan woro woro 5M ke tempat tempat kerumunan, seperti malam hari ini Tim gabungan Satgas covid - 19 kecamatan Blora melaksanakan edukasi dan woro - woro di jalan Mr. Iskandar kota Blora. Selasa (13/04/2021).

Sejumlah anggota Koramil 01/Blora Kodim 0721/ Blora di pimpin Serma Sumanto bersama anggota Polsek Blora di pimpin Kanit Binmas Ipda Sugiyanto, S.H. dan Satpol PP kecamatan Blora di pimpin Kasi Trantib bpk Setyo pujiono, S.Sn membawa megaphone, mengingatkan kepada warga yang sedang melintas maupun beraktivitas di jalan Mr. Iskandar untuk selalu mematuhi protokol kesehatan 5M. Wajib memakai masker setiap keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi Mobilitas.

Serma Sumanto mengatakan,"kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari dengan menyasar tempat tempat yang menimbulkan kerumunan. Karena saat ini kasus covid 19 di Blora masih tergolong tinggi.

“Jadi kegiatan rutin ini terus kita lakukan dengan menyasar tempat tempat yang menjadi kerumunan. Guna memutus mata rantai penyebaran covid di Blora. Kami menghimbau agar selalu menerapkan 5M," ucapnya.

Kanit Binmas Menambahkan,"Selain itu dalam woro woro ia juga mengingatkan kepada warga perihal Perbup no 55 tahun 2020 tentang disiplin protokol kesehatan dan perpanjangan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Bagi yang tidak memakai masker akan dikenakan denda sebesar seratus ribu rupiah dan atau menyapu lingkungan,"tambahnya.

Di kesempatan yang Kasi Trantib kecamatan juga menyampaikan,"di wilayah Kecamatan Blora angka kasus covid cukup tinggi. Oleh sebab itu pihaknya selalu berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan pendisiplinan kepada masyarakat tentang prokes covid - 19,” jelasnya. (pen01)

Komentar